LITERASI BUKU FIKSI DAN NONFIKSI

                                               
                                                     LITERASI BUKU FIKSI   
KELAS 7 SMP IT ISTANA MULIA
SEMESTER 2 TA 2018/2019


             MATERI:

              A. Menemukan Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi
              B. Membuat Peta Pikiran/Sinopsis tentang Isi Buku-Buku Fiksi/Nonfiksi
              C. Menelaah Hubungan Unsur-Unsur dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi
              D. Menyajikan Tanggapan Terhadap Isi Buku Fiksi/Nonfiksi


Hasil gambar untuk pengertian fiksi
FIKSI:
Sebenarnya apa itu fiksi? Pengertian Fiksi adalah sebuah prosa naratif yang sifatnya imajinasi atau karangan non-ilmiah dari penulis dan bukan berdasarkan kenyataan. Dengan kata lain, fiksi tidak terjadi di dunia nyata dan hanya berdasarkan imajinasi atau pikiran seseorang.
Walaupun fiksi hanya imajinasi penulis, namun fiksi tetap masuk akal dan bisa mengandung kebenaran yang bisa mendramatisasikan hubungan-hubungan antar manusia. Kata “Fiksi” bersal dari bahasa Inggris yaitu “Fiction” yang artinya rekaan atau khayalan.
Ada beberapa jenis karya seni yang termasuk dalam tulisan fiksi, diantaranya:
  • Novel
  • Cerpen
  • Sinetron
  • Drama
  • Telenovela
  • Film komedi
  • Dan lain-lain
Pengertian Non-fiksi adalah suatu tulisan yang isinya bukanlah imajinasi atau rekaan penulisnya. Dengan kata lain, tulisan non-fiksi adalah suatu karya seni yang sifatnya faktual atau berdasarkan kenyataan dan mengandung kebenaran di dalamnya.

Pengertian Fiksi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami tentang arti fiksi, kita dapat melihat pendapat para ahli berikut ini:

1. Krismarsanti

Menurut Krismarsanti pengertian fiksi adalah karang yang berisi kisah atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang.

2. Thani Ahmad

Menurut Thani Ahma arti fiksi adalah cerita naratif yang timbul dari imajinasi pengarang dan tidak memperdulikan fakta sejarah.

3. Henry Guntur Tarigan

Menurut Henry Guntur Tarigan, fiksi adalah suatu karya sastra yang berasal dari hasil imajinasi penulis.

4. Semi

Menurut Semi, pengertian fiksi adalah jenis narasi literer dan berupa cerita rekaan pengarang tanpa memperdulikan realitasnya.
Baca juga:

Ciri-Ciri Fiksi

Mengacu pada pengertian fiksi di atas, kita dapat mengenali sebuah karya fiksi dari karakteristiknya. Berikut ini adalah ciri-ciri fiksi:
  1. Fiksi sifatnya rekaan atau imajinasi dari pengarang
  2. Dalam fiksi terdapat kebenaran yang relatif atau tidak mutlak
  3. Umumnya fiksi menggunakan bahasa yang bersifat konotatif atau bukan sebenarnya
  4. Karya fiksi tidak memiliki sistematika yang baku
  5. Umumnya karya fiksi menyasar emosi atau perasaan pembaca, bukan logika
  6. Dalam karya fiksi terdapat pesan moral atau amanat tertentu

Jenis-Jenis Fiksi

Setelah memahami pengertian fiksi dan ciri-cirinya maka kita juga dapat mengetahui apa saja jenis karya sastra yang termasuk dalam fiksi. Berikut ini beberapa jenis fiksi dalam karya sastra:

1. Novel

Pengertian Novel adalah suatu karangan fiksi yang menceritakan seorang tokoh utama dengan pro dan kontra di dalam ceritanya, mulai dari awal hingga akhir novel yang memiliki klimaks atau ending.

2. Roman

Pengertian Roman adalah suatu karya fiksi yang menceritakan mengenai beberapa tokoh dalam alur ceritanya. Roman mengandung banyak hikmah dalam ceritanya dan cenderung mengarah pada cerita klasik.

3. Cerpen

Pengertian Cerpen adalah suatu karang fiksi yang isinya jauh lebih sedikit ketimbang roman maupun novel. Namun, cerpen memiliki daya tarik tersendiri karena bisa menjadi pembelajaran awal bagi para penulis dalam membuat sebuah karya tulisan.

Contoh Cerita Fiksi






Berdasarkan ciri-ciri dan jenis fiksi yang dijelaskan di atas, berikut ini adalah beberapa contoh cerita fiksi:

Hasil gambar untuk animasi1. Contoh Fiksi Roman

Ada banyak sekali karya sastra yang berbentuk roman. Selain itu, jenis-jenis Roman juga cukup banyak, misalnya Roman petualangan, Roman Psikologis, Roman percintaan, dan lain-lain.
Beberapa contoh karya sastra berbentuk Roman, yaitu:
  • Katak Hendak Jadi Lembu (Roman Psikologi)
  • Gadis Empat Zaman (Roman Percintaan)
  • Si Dul Anak Jakarta (Roman Anak dan Remaja)
  • Neraka Dunia (Roman Pendidikan)
  • Mencari Pencuri Anak Perawan (Roman Kriminal dan Detektif)

2. Contoh Fiksi Novel  





Sama halnya dengan Roman, karya sastra dalam bentuk Novel ada banyak sekali saat ini dan mudah kita temukan di toko buku. Beberapa contoh novel diantaranya adalah:

    Hasil gambar untuk novel
  • Dilan 1990
  • Siti Nurbaya
  • Tenggelamnya Kapal Vander Wick
  • Ketika Cinta Bertasbih



3. Contoh Fiksi Cerpen

Contoh cerita pendek (cerpen) sering kita temukan di media cetak Indonesia, misalnya koran dan majalah. Beberapa judul cerpen tersebut diantaranya:
  • Cinta Tak Kunjung Tiba
  • Oh Mama Oh Papa
Di atas tadi adalah penjelasan ringkas mengenai pengertian fiksi, ciri-ciri karya fiksi, jenis-jenis fiksi, dan contoh fiksi. Semoga artikel ini bermanfaat.
sumber:

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-fiksi.html



contoh soal :

1. Jenis paragraf yang memiliki kalimat utama di bagaian awal kalimat disebut ?
a. Deduktif
b. Induktif
c. Campuran
d. Ineratif

2. Harga beras di pasaran melonjak dua kali lipat dari biasanya. Begitu juga dengan harga cabai dan bawang yang juga mengalami kenaikan yang cukup parah dibandingkan tahun – tahun sebelumnya. Selain itu, harga daging ayam yang pada awalnya seharga 15 ribu perkilo, kini menjadi 20 ribu perkilo. Hal ini adalah akibat dari meningkatnya permintaan ketika menjelang puasa. Oleh karena itu, harga – harga barang pokok mengalami kenaikan.

Paragraf di atas adalah contoh paragraf ?
a. Induktif
b. deduktif
c. Campuran
d. Ineratif

3. Gaya bahasa yang digunakan untuk merendah adalah ?
a. litotes
b. Personifikasi
c. Hiperbola
d. Metafora

4. Matahari menyapa pagiku dengan sangat ramah
Kalimat di atas menggunakan majas ?
a. litotes
b. personifikasi
c. hiperbola
d. Metafora

5. Di bawah ini adalah unsur – unsur instrinsik cerpen. Kecuali ?
a. Latar
b. Plot
c. Nilai – nilai
d. Moral Value


kunci jawaban nya :

1. A
2. A
3. A
4. B 
5. C





             





Komentar